Tampilkan postingan dengan label PRINTER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PRINTER. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2011

SSC Service Utility - Epson Resetter Software

Pemilik printer epson mungkin sedikit terbantu dengan software ini. Bila printer yang dipakai tiba-tiba nggak bisa buat nge-print, blinking, di-reset pake hardware nggak bisa-bisa, mungkin ini bisa menjadi salah satu solusinya.
Software ini dah lama tetapi selalu update sampai saat ini. Dan cakupan printer yang bisa di-repair pun semakin lama semakin banyak.
Ternyata (kesimpulan saya sendiri) epson memang sengaja membuat semacam proteksi yang menghitung penggunaan tinta printer. Untuk beberapa ribu kali pemakaian dia akan terjadi blinking. Hal ini sebenarnya adalah untuk melakukan maintenance terhadap printer tersebut. Karena bila tidak dilakukan maintenance, tempat pembuangan tinta di dalam printer lama-lama akan penuh. Dan bila tidak dibersihkan/dibuang maka akan tumpah kemana-mana dan akan mengganggu kinerja printer tersebut.
Maka hati-hati lah bagi para pengguna infus untuk tinta epson, terlepas dari legal/tidaknya penggunaannya. Kalau stiap ketika terjadi blinking di-reset, dan tidak melakukan check terhadap penyimpan tinta maka bisa jadi tiba-tiba tinta akan tumpah dan keluar kemana-mana.
Trus bagaimana? Ada sedikit trik dari beberapa orang pengguna infus, yaitu di bagian belakang printer ada lubang yang bisa dibuka. Lubang itu dibuka kemudian selang yang ada di dalam ditarik keluar untuk mengalokasikan pembuangan tinta. Bisa dengan botol kecil bekas yang dilubangi tutupnya.
Sebenarnya bagaimana to kok bisa tintanya tumpah? Perlu diketahui, setiap kali printer akan melakukan printing dia akan menyedot tinta. Ini dilakukan untuk membersihkan print head dari tinta-tinta yang sudah agak kering.
Review tentang software ini di sini . Download softwarenya di sini
»»  READMORE...

Cara Membersihkan Print Head Yang Mengering dan Tersumbat

Hal ini sering dialami bagi yang mempunyai printer jenis inkjet. Istilah familiarnya adalah Clogged print head.
Kita memang harus ekstra hati-hati terhadap print head. Lebih baik kita sering mwngontrol kondisi print head secara periodik untuk masalah seperti ini. Masalah seperti ini harus segera ditindak sebelum tambah parah.
Head printer bisa mengering dan tersumbat jika suatu saat dalam jangka waktu agak lama printer tidak pernah atau jarang kita gunakan. Ini dikarenakan tinta mengering dan menyumbat lubang di head printer. Kita menanggapinya dengan hal-hal berikut:
Beberapa tipe printer model baru dilengkapi fasilitas Cleaning system. Coba lakukan dengan fasilitas bawaan ini yakni dengan melakukan test printer berulang-ulang. Atau bisa menggunakan fasilitas untuk membersihkan head(cleaning head), jika ada. Fasilitas ini bisa digunakan untuk membersihkan head. Cara ini hanya berguna jika sumbatan pada head tak terlalu parah. Biasanya untuk head tersumbat yang parah, cara ini jarang berhasil. Namun jika proses cleaning head menggunakan fasilitas tersebut Anda lakukan berulang-ulang mungkin 15 sampai 20 kali maka itu akan menyebabkan boros tinta. Atau bahkan bisa menyebabkan “Waste ink tank full” sehingga perlu di reset.
Cara yang lainya adalah tinggal mengganti cartidge. Cara ini bisa dilakukan jika cartidge dan head menyatu. Cara ini memang cepat dan gampang, namun memakan biaya yang mungkin kurang ekonomis. Coba bayangkan jika kejadian ini sering terjadi pada printer Anda. Boro-boro mau hemat. Saya menganjurkan cara ini untuk pilihan terakhir.
Cara berikut adalah cara yang lumayan, kita coba membersihkan head printer sendiri. Yakni dengan merendam atau memasukan head printer kedalam cairan/air boleh ditambahkan alkohol atau ammoniac kedalamnya (ingat yang dimasukan ke cairan hanya bagian head-nya saja, bukan semuanya). Atau kalau perlu anda membeli cairan khusus untuk membersihkan head printer yang mengering ini (cartridge flush solution), namun cairan ini lumayan juga harganya. Silahkan anda lakukan langkah ini sekitar 10 menit atau kalau perlu seharian juga tidak masalah. Langkah ini bisa mencairkan lagi tinta yang mengering. Dengan cairnya tinta kering tersebut diharapkan bisa untuk mencetak dengan bagus lagi.
Semoga membantu..^^
»»  READMORE...
»»  READMORE...

Keluar pesan “waste ink tank absorber full”

Kerusakan klasik untuk printer merek Canon adalah mati-total atau matot, lampu printer berkedip dengan warna hijau-oranye bergantian, saat ngeprint ngadat dan mengeluarkan pesan “Waste ink tank full”.Tipe kerusakan tersebut kebanyakan sama, dan penyebabnya karena penampung buangan tinta “berbentuk gabus” telah jenuh “waste ink tank full”. Untuk tipe printer canon memang penampung buangan tinta hanya terdiri dari gabus yang diletakan biasanya di dasar komputer.
Dengan teknologi flow system atau istilah kerenya printer di infus, membuat mudahnya dalam pengisian tinta. tanpa takut lagi kehabisan tinta saat mencetak. Kadang kala tinta tidak mengalir, atau tinta mengalir namun print head tidak mengeluarkan tinta. Solusi untuk ini biasanya dengan melakukan cleaning head lewat mintenance. Sebenarnya dengan melakukan cleaning print head kita telah menyedot tinta dan jika berlebih akan di buang di penampung.
Jika kerusakan telah terjadi, langkah yang harus kita ambil adalah mereset printer (istilahnya). Tujuan mereset printer adalah menghapus informasi tentang kondisi yang ada di printer, termasuk “waste ink tnk full”. Mereset printer ada dua metode: secara manual dan secara program. Untuk printer canon i255 memerlukan kedua-duanya (manual dan software)
Cara manual untuk i255
  • Cabut semua kabel
  • sambil menancapkan kabel power tekan tombol power (jangan dilepas)
  • tekan tombol resuem kemudian lepas (tombol power masih ditekan)
  • Tekan sekali lagi tombol resume kemudian lepas
  • Lepas tombol power
Langkah tersebut adalah mereset printer secara temporary (bila listrik di cabut masalah timbul lagi). untuk menyelesaikan sampai tuntas perlu di reset permanent dengan software, bisa di download gratis di download di sini 
Begitu juga untuk seri atau merek yang lainya juga prinsipnya sama, yang berbeda mungkin hanya langkah dan softwarenya saja.
Namun semua itu belum menyelesaikan masalah secara total, selama gabus penampung buangan tinta masih jenuh
Jadi belajarlah membongkar printer sendiri, kemudian mengambil gabus, membersihkanya dan mengeringkanya. Atau kalau kretaif buatlah saluran tersendiri yang berfungsi membuang tinta buangan ke luar printer……
»»  READMORE...

Setelah mengganti Cartridge baru, masih tetap keluar peringantan “Tinta habis”

Kemungkinan penyebabnya:

  • Hal ini bisa disebabkan karena sewaktu kita mengganti cartridge posisi printer dalam keadaan mati, sehingga memory printer masih tetap dalam keadaan sebelumnya “tinta habis”
Contoh solusi:
  • Matikan dan hidup kan lagi printer, proses mencetak akan dilanjutkan kembali 
»»  READMORE...

Setelah dipasang cartridge baru ada peringatan bahwa cartridge yang terpasang tidak asli

Kemungkinan penyebabnya:
  • Pesan yang umum dari produsen untuk pengguna
Contoh solusi:
  • Pesan ini abaikan saja jika ada pertanyaan jawab aja “yes” atau lalukan sesuai permintaan, kasus ini tak mempengaruhi kualitas hasil cetakan dengan printer tersebut
»»  READMORE...

Printer tak mengenali cartridge yang baru dipasang

Kemungkinan penyebabnya:
  • Cartridge tak terpasang dengan benar
  • Menyentuh chip kecil pada cartridge dengan tangan atau juga chip tersebut kotor/basah (chip ini mudah rusak)
  • Rusaknya sebagian jalur (rangkaian pada cartridge)
Contoh solusi:
  • Pasang kembali yakinkan secara benar catridenya, matikan dan hidupkan kembali untuk meyakinakan bahwa setatus cartridge telah berubah.
  • Gunakan kain bersih dan kering untuk membersihkan chip bila chipnya memang kotor
  • Cek jalur rangkaiannnya jika ada yang rusak
  • Jika memang tak dimungkinkan tuk diperbaiki beli aja yang baru.
»»  READMORE...

Hasil cetakan tak keluar sama sekali

Kemungkinan penyebabnya:
  • Banyak gelembung udara di dalam cartridge
  • Printer dan uzur (tua) atau rusak atau tertutup bagian print head-nya
  • Label berwarna (kuning) tak dibuang
Contoh solusi:
  • Bersihkan dengan cara melakukan head cleaning selama 2-4 kali untuk mengeluarkan gelembung udara yang ada di dalam cartridge (baca manual printer sesuai dengan printernya)
  • Kocok cartridge beberapa kali (3-4) sebelum memasangnya
  • Buang lebel kuning supaya udara bisa mengalir untuk mencetak secara normal
  • Jaga benar jangan sampai membuka seal film bagian bawah walo keluaran bergaris atau tak keluar sama sekali
»»  READMORE...

Hasil cetakan bergaris atau keluar namun warna pudar

Kemungkinan penyebabnya:
  • Ada gelembung udara dalam cartridge (kemungkinan bisa disebabkan saat penyuntikan/pengisian ulang cartridge)
  • Print head kemungkinan tersumbat oleh tinta yang kering (bisa disebabkan karena jarang dipergunakan)
  • Print head rusak/tergores/posisi berubah karena kerusakan fisik
  • salah dalam pemasangan cartridge
  • Ada yang kehabisan tinta untuk warna tertentu atau semuanya
  • Salah settingan pada komputernya
Contoh solusi:
  • Bersihkan dengan cara melakukan head cleaning selama 2-4 kali untuk mengeluarkan gelembung udara yang ada di dalam cartridge (baca manual printer sesuai dengan printernya)
  • Pasang kembali yakinkan secara benar catridenya, matikan dan hidupkan kembali untuk meyakinakan bahwa setatus cartridge telah berubah.
  • Ganti cartridge yang lama/rusak
  • Jaga benar jangan sampai membuka seal film bagian bawah walo keluaran bergaris atau tak keluar sama sekali
  • Cek kembali yakinkan saat anda mencetak tidak dalam settingan kualitas cetakan draft atau super ekonomi
  • Ganti print head lama atau yang rusak
»»  READMORE...